Tuesday, December 7, 2021
HomeTechnologyMarkPlus Institute Bersama ITS Luncurkan Program Studi “MMT in TechnoMarketing”

MarkPlus Institute Bersama ITS Luncurkan Program Studi “MMT in TechnoMarketing”

-

BusinessNews Indonesia MarkPlus Institute kembali menghadirkan Marketeers Goes To Campus Episode 24 bersama dengan Institut Teknologi  Sepuluh November.  Berbeda dari episode sebelumnya perhelatan ini berfokus pada peluncuran program MMT in TechnoMarketing, The Brand New MMT 1.5 Years with Internship Program, sebuah program kolaborasi antara ITS dan MarkPlus Institute.

Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M. Eng., Ph.D., CSCP selaku Dekan Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi ITS mengungkap bahwa “TechnoMarketing ini adalah salah satu bidang yang akan kami luncurkan untuk intake bulan Februari 2022. Sedangakn pendaftarannya kita akan kita mulai di bulan November” ujarnya pada sesi talk show Marketeers Goes to Campus episode 24 melalui Zoom dan live pada channel YouTube Marketeers TV (18/9/2021).

Menjadi pionir program TechnoMarketing di Indonesia, Nyoman menilai inovasi ITS bersma MarkPlus Institute ini akan menjadi salah satu pilihan bagi kebutuhan pengembangan sumber daya manusia yang dibutuhkan saat ini. Baginya marketing tidak bisa dilepaskan dari teknologi dalam rangka memajukan kemanusiaan, sejalan dengan moto “Advancing Humanity”.

“Program ini akan berfokus untuk me-recruit fresh graduates dari berbagai bidang studi. kami sangat open dengan mahasiswa S1 teknik yang ingin belajar marketing, ini akan menjadi perpaduan yang luar biasa”, ujar Nyoman sebagaimana keterangan resminya yang diterima businessnews.co.id (18/09/2021).

Program ini dirancang untuk 3 semester, dilengkapi dengan program internship yang akan secara langsung dibimbing oleh Bapak Marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya.

Mewakili Khofifah Indar Parawansa, turut hadir Emil Elistianto Dardak sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur yang menyampaikan perpaduan ilmu marketing dan teknologi akan menciptakan pengembangan daya saing ekonomi Indonesia yang lebih kompetitif.

Baca juga: Garuda Indonesia Ajukan Restrukturisasi, Pengamat sebut Beban Utang

Baca juga: Krakatau Steel Gandeng Perusahaan Korea Realisasikan Investasi Tahun Depan

Emil menyampaikan “Perpaduan dari kedua ilmu ini akan menghasilkan teknologi yang semakin menarik, benar-benar applied science dan bagaimana teknologi ini bisa di utilisasi dan dikembangkan dalam kerangka practical, bagaimana kemudian pemahaman terhadap marketing akan men-drive teknologi”, dukungnya.

Dalam diskusi kali ini, hadir pula Dr. Jacky Mussry selaku Dean & CEO MarkPlus Institute. Jacky mengungkap rasa syukurnya atas realisasi program ini dan menambahkan, baginya aspek marketing program ini akan dilihat dari segi kreativitas, inovasi, entrepreneurship, dan leadership.

“Panduan antara marketing dan teknologi di sini kita lihat marketing dari creativity, inovasi, entrepreneurship, dan leadership. Sementara teknologi bukan dari mesin atau robotik, tapi yang sifatnya humanity.”, tambah Jacky.

Selain pembicara yang sebelumnya disebutkan, turut hadir pula Hermanto Tanoko selaku CEO Tancorp Abadi Nusantara, Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari M. Eng selaku Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA selaku Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur.

Menutup diskusi hari ini, Hermawan Kartajaya selaku Founder dan Executive Chairman MarkPlus, Inc. mengulas silabus yang akan diaplikasikannya pada intake pertama MMT in TechnoMarketing, termasuk didalamnya terdapat 3 SKS untuk internship dari total 36 SKS untuk 3 semester. Hermawan mengungkap untuk intake tahun ini akan disaring 80 peserta. (ed.AS/businessnews.co.id/rilis).

Related articles

spot_img

Latest posts