NCC 2024

BRI Optimistis Dongkrak UMKM Melalui Holding Ultra Mikro

BusinessNews Indonesia – Holding Ultra Mikro (UMi) berupaya memajukan inklusi keuangan di Indonesia. Salah satu upayanya, dengan mendongkrak pertumbuhan kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tanah Air.

Perlu diketahui, UMi merupakan hasil dari penggabungan tiga entitas BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani atau PNM.

Sinergi ini ditunjukkan melalui program pelatihan dengan tema ‘Literasi Keuangan untuk Pengusaha Wanita Ultra Mikro’, yang digelar di Balai Kelurahan Manahan, Surakarta (7/1). 

Kegiatan ini menyuguhkan pameran produk nasabah yang menjajakan produk kerajinan hingga barang konsumsi.

Turut hadir Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil Semarang, Edi Sarwono, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surakarta, Agus Sutrisno, yang mewakili Wali Kota Solo, serta Tim Ultra Micro Business Division BRI.

Baca Juga : Berhasil Dorong Ketangguhan UMKM, BRI Diganjar Penyalur KUR Terbaik 2021!

Secara terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa Holding UMi terus melakukan inisiasi, salah satunya melalui pelatihan literasi keuangan. Hal ini sekaligus sebagai upaya memperkenalkan layanan UMi untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha mikro.

Di samping itu, pelatihan tersebut merupakan kick-off program pemberdayaan yang dirancang oleh tiga entitas dalam mendampingi segmen ultra mikro. Hal ini menjadi bukti nyata dari semangat integrasi holding ultra mikro antara BRI, Pegadaian dan PNM.

“Diawali di Kota Solo, harapannya semangat naik kelas bisa terus dirasakan oleh pelaku usaha ultra mikro di Indonesia,” ungkap Supari, dalam keterangan resmi, Kamis (27/1).

Baca Juga : BRI Dorong Pengembangan UMKM Tanaman Hias

BRI optimistis, pendampingan usaha tersebut menjadi paket komplet dari kolaborasi Holding UMi. Dimulai dari pembentukan motivasi usaha, literasi keuangan, pemasaran online, packaging, hingga klasterisasi usaha berdasarkan kesamaan jenis usaha maupun wilayah.

Tak hanya mengedukasi, sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM melalui program pemberdayaan ini juga memfasilitasi layanan keuangan, seperti pembukaan rekening simpanan di BRI khusus untuk segmen UMi, yakni tabungan Simpedes UMi.

Nantinya, kegiatan pelatihan dan pendampingan serupa akan dilaksanakan di 2.250 titik di seluruh Indonesia. Hal ini sebagai dukungan UMi kepada pemerintah dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

Selain memajukan inklusi keuangan, ekosistem UMi yang dibentuk melalui sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM tersebut juga menjadi medium pembiayaan berkelanjutan, serta membantu pelaku usaha yang belum memiliki akses ke sumber pendanaan formal. (TN)

Comments are closed.