JAKARTA, businessnews.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat inflasi Tanah Air yang terkendali pada Desember 2023. Pada periode ini, inflasi tahunan tercatat sebesar 2,16% (year-on-year /yoy) dengan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) November sebesar 0,38%.
Sementara inflasi inti yang berlangsung sepanjang bulan tersebut tetap rendah, yakni 1,8% secara month-to-month (mtm) atau sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan lalu.
“Inflasi bulanan 0,14% ini angkanya lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi lebih rendah dengan inflasi Desember 2021 dan 2022. Lalu di periode terdampak pandemi 2020 dan 2021. Inflasi tahun 2023 merupakan inflasi terendah dalam 20 tahun terakhir,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dikutip Selasa (2/2/2024).
Sementara berdasarkan jenis komoditasnya, Amalia menyebutkan bahwa kelompok volatile food menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar. Berdasarkan data BPS, tercatat bahwa harga kelompok volatile food di Desember 2023 berkontribusi 1,6% terhadap inflasi umum.
Peningkatan inflasi dari kelompok volatile food disumbang utamanya oleh komoditas aneka cabai, bawang merah, dan beras.
“Komoditas yang memberikan andil inflasi kelompok ini adalah beras dengan andil inflasi sebesar 0,53%, cabai merah andil inflasi 0,24%, rokok Kretek filter 0,17%, cabai rawit ada inflasi sebesar 0,10% dan bawang putih andil inflasi sebesar 0,08%,” terangnya.
Secara umum, terkendalinya inflasi menjadi cerminan dari kondisi perekonomian Tanah Air yang stabil. Harga barang dan jasa yang cenderung stabil atau naik dengan laju yang lebih lambat, dapat berdampak terhadap meningkatnya daya beli konsumen.
Sementara untuk menjaga tingkat inflasi agar tetap terkendali di level rendah, tentu bank sentral akan cenderung menjaga kebijakan suku bunganya pada level yang rendah.
Jika pada akhirnya tingkat inflasi yang terkendali ini berujung pada ditekannya kebijakan suku bunga yang akomodatif oleh bank sentral, maka hal ini menjadi katalis positif bagi prospek pertumbuhan berbagai instrumen investasi yang menawarkan imbal hasil optimal di Tanah Air.


Comments are closed.