Singapura, businessnews.co.id –The Shoppes at Marina Bay Sands menengok kembali satu tahun yang ditandai oleh kehadiran merek-merek baru serta pengalaman belanja yang diperbarui, yang terus mendefinisikan ulang lanskap ritel mewah di Singapura. Dipimpin oleh masuknya merek-merek baru ke pasaran seperti Laopu Gold, ALO, dan Rene Caovilla, berbagai penambahan ini semakin memperkaya portofolio ritel dengan ragam pilihan fesyen, perhiasan, gaya hidup, dan kuliner yang khas bagi para penikmat kemewahan.
Pusat perbelanjaan ini juga menyambut merek alas kaki ikonik Birkenstock, label kontemporer lokal Beyond The Vines, serta rumah kecantikan Guerlain, bersama konsep kuliner modern lokal café nesuto. Gentle Monster bertransformasi menjadi flagship dupleks di Singapura, sementara Bacha Coffee memperluas kehadirannya dengan membuka butik kedua. Melengkapi berbagai pembukaan tersebut, merek-merek ternama seperti CHANEL dan CHANEL Fragrance & Beauty, BOSS, Montblanc, Penhaligon’s, serta Davidoff of Geneva menghadirkan interior terbaru. Pilihan makanan dan minuman pun semakin disegarkan melalui konsep baru di CÉ LA VI, HEYTEA, dan Rasapura Masters.
Pada kuartal pertama 2026, The Shoppes akan menghadirkan butik pertama Abel Richard di Asia serta butik perdana Arc’teryx di Singapura. Selain itu, butik Lululemon yang diperluas serta lokasi baru The Whisky Distillery di dalam mall akan semakin menyempurnakan pengalaman belanja mewah.
Memperluas portofolio ritel mewah
The Shoppes baru-baru ini menyambut pembukaan butik pertama Rene Caovilla di Asia Tenggara, memperkuat kehadiran pembuat sepatu mewah wanita asal Italia tersebut di kawasan Asia Pasifik. Dikenal lewat karya yang dikenakan oleh bintang dunia seperti Jennifer Lopez, Rihanna, dan Sarah Jessica Parker, Maison Rene Caovilla telah menciptakan sepatu yang menjadi simbol feminitas modern—terutama sandal Cleo dengan dua ciri khas estetika rumah mode ini, yakni motif ular dan hiasan kristal yang mewah. Mulai dari sandal bertatah permata yang dibuat oleh para perajin berpengalaman di pabrik Fiesso d’Artico hingga sol perak bertabur bintang khasnya, butik ini menampilkan kreasi ikonik Rene Caovilla serta menghadirkan pilihan dari koleksi Spring-Summer 2026 untuk menandai pembukaannya, sekaligus menawarkan pengalaman belanja personal dan layanan khusus bagi para tamu.
Pada bulan Juni lalu, Laopu Gold membuka butik pertamanya di luar Tiongkok sebagai bagian dari ekspansi global merek emas kelas atas tersebut. Dikenal akan keahlian tradisional emas Tiongkok, Laopu Gold menghadirkan perhiasan, aksesori, serta karya seni seperti benda-benda cendekia dan elemen dekoratif. Teknik warisan budaya takbenda yang digunakan mencakup filigri, tatahan, ukiran, dan enamel suhu tinggi, yang memancarkan estetika Timur serta makna budaya yang mendalam.
Pada bulan Agustus, merek kacamata asal Korea Selatan Gentle Monster meluncurkan flagship dupleks baru yang lebih besar dan imersif, mengundang pengunjung untuk merasakan dunia Gentle Monster dengan cara yang segar dan dinamis. Area masuk menampilkan GIANT HEAD KINETIC OBJECT, instalasi mencolok yang diciptakan oleh Gentle Monster Robotics Lab. Dengan tiga kepala patung yang terus bergerak dan mengekspresikan perubahan halus dalam pikiran serta emosi, karya ini mencerminkan ketertarikan merek terhadap persepsi kognitif dan penceritaan artistik.
Merek fesyen dan gaya hidup global ALO membuka toko pertamanya di Singapura di The Shoppes, bekerja sama dengan Gill Capital. Dengan luas sekitar 280 meter persegi, ruang yang telah lama dinantikan ini menandai tonggak penting dalam ekspansi ALO di Asia. Dirancang selaras dengan estetika khas ALO yang berkelas, ruang ini memadukan minimalisme modern dan elemen alami melalui sentuhan kayu ek hangat, pencahayaan lembut, dan tanaman pilihan—mengundang pengunjung untuk bersantai dan memulihkan energi di tengah kota. Toko ini menampilkan pilihan lengkap busana pria, wanita, dan uniseks, aksesori, serta alas kaki. ALO juga memperkenalkan Wellness System eksklusif Asia—rangkaian produk kecantikan bersih untuk kulit, wajah, dan rambut—yang dirancang untuk menyempurnakan perjalanan wellness modern.
BIRKENSTOCK meluncurkan concept store “Urban Birch Forest” di mall ini. Dirancang untuk menghadirkan ketenangan dan kesederhanaan, ruang baru ini menawarkan pengalaman ritel imersif yang terhubung erat dengan keyakinan inti merek, “Walking As Nature Intended”. Suasana bak hutan menjadi penghormatan terhadap alam dan filosofi hidup membumi, diekspresikan melalui lightbox setinggi lantai ke langit-langit yang menyerupai ritme vertikal pohon birch, batang kayu birch pada dinding display, lumut yang diawetkan, serta bangku dari batang pohon lokal. Toko ini menampilkan beragam siluet sepatu inti seperti Arizona, Madrid, dan Boston, serta koleksi premium 1774 dan akses awal ke sorotan musiman serta item eksklusif.
Sementara itu, merek kontemporer Singapura Beyond The Vines membuka Beyond The Vines Design Post di The Shoppes. Menjadi lokasi ketujuhnya di Singapura, toko ini dirancang untuk menyambut warga lokal dan wisatawan, sekaligus mendekatkan merek dengan basis penggemar regionalnya serta membuka jalan menuju ekspansi ke Jepang dan Tiongkok. Pusat perhatian toko ini adalah kolom spiral oranye kustom yang menampilkan tas-tas terlaris. Tersedia pula area khusus BTV-TO-GO phone strap bar serta dinding laci untuk aksesori.
Guerlain meluncurkan butik pop-up baru yang dirancang sebagai “jewel box of discovery’”, menampilkan koleksi wewangian, perawatan kulit, dan kecantikan ikonik Maison tersebut. Dari seni abadi L’Art & La Matière hingga kekuatan perawatan kulit Orchidée Impériale yang melawan penuaan, pengunjung dapat menjelajahi koleksi paling dicintai dalam ruang yang mengedepankan keintiman, penceritaan, dan layanan penuh perhatian.
Transformasi Ruang Fesyen, Aksesori, dan Kecantikan
Butik CHANEL seluas 900 meter persegi yang baru berlokasi hanya beberapa langkah dari butik CHANEL Fashion asli yang saat ini tengah direnovasi menjelang pembukaan kembali pada 2027. Didedikasikan untuk koleksi terbaru Ready-to-Wear, tas, sepatu, perhiasan kostum, dan kacamata, serta pilihan eksklusif Jam Tangan dan Perhiasan Mewah, desain butik ini mencerminkan dialog antara warisan CHANEL dan elegansi modern. Palet khas hitam, putih, dan beige dengan sentuhan emas berpadu harmonis dengan furnitur dan kain, menghadirkan suasana mewah yang terinspirasi dari apartemen legendaris Mademoiselle Chanel di 31 Rue Cambon, Paris, melalui perspektif kontemporer.
CHANEL juga membuka fase pertama butik wewangian dan kecantikan yang telah direnovasi. Ruang ini dirancang dengan estetika dan kode khas Maison melalui nuansa hitam dan putih dengan sentuhan emas. Menampilkan area rias dan wewangian yang berbeda, butik ini juga memiliki dua ruang kabin facial mewah untuk perawatan kulit khas CHANEL, memadukan seni pijat dan produk ahli untuk pengalaman sensorial yang menyelaraskan tubuh dan pikiran.
Maison mewah Montblanc meresmikan butik flagship yang telah ditransformasi, merepresentasikan evolusi konsep NEO 4.0 yang melampaui ruang ritel tradisional. Pengunjung diajak memulai perjalanan kreativitas dan ekspresi diri melalui pengalaman imersif yang merefleksikan akar Montblanc dalam dunia tulis-menulis. Desain kontemporer butik menampilkan fasad marmer hitam Marquina dengan panel logam hitam beralur yang membentuk motif gunung—sebuah penghormatan pada puncak Mont Blanc dan Montblanc Haus di Hamburg. Elemen kurasi mencakup area menulis interaktif yang mendukung inisiatif #LetsWrite, dinding kulit dan hadiah, sudut kolektor untuk instrumen tulis dan jam tangan paling dicari, serta ruang VIP eksklusif yang menghormati warisan Singapura melalui motif ubin Peranakan dan karya seni unik dari seniman lokal.
Flagship BOSS yang telah diperbarui di Singapura berfokus pada penciptaan ruang ritel fisik premium yang mencerminkan estetika merek di lini sportswear, casualwear, dan fesyen. Diposisikan sebagai merek gaya hidup 24/7, BOSS menyusun busana lengkap dengan aksesori melalui lingkungan ritel yang berorientasi pada pelanggan. Area panggung, lounge, dan titik layanan yang ditempatkan secara strategis mendorong konsultasi personal dan koneksi manusia, memungkinkan inspirasi, eksplorasi, dan relaksasi.
Konsep lain yang diperbarui mencakup Penhaligon’s dengan debut konsep William’s Green di Singapura serta butik flagship Davidoff of Geneva yang telah diperbarui, menampilkan pilihan racikan, aksesori, dan minuman beralkohol terbaik dunia.
Pilihan Kuliner Unggulan untuk Pengalaman yang Lebih Berkelas
CÉ LA VI Singapore merayakan ulang tahun ke-15 dengan transformasi restorannya. Berlokasi di puncak Marina Bay Sands, ruang yang diperbarui mencakup area makan utama dengan langit-langit cermin memanjang, kayu berwarna burgundy, tekstur kaya, dan pilar bambu sebagai penghormatan halus terhadap kerajinan Asia Tenggara. Interiornya dilengkapi bar batu onyx yang mencolok dengan latar kolom kayu pahatan dramatis. Ruang makan privat yang diperluas dihiasi wallpaper botani, detail kuningan, kursi empuk, meja bermarmer hangat, serta gudang anggur yang kontras dengan panel kayu bermotif Asia Tenggara dan potongan wallpaper tersusun mozaik. Tersedia pula area makan terbuka menghadap laut bagi tamu yang ingin menikmati pemandangan.
Menu baru yang merepresentasikan semangat Asia Tenggara antara lain A4 Miyazaki Beef Tataki, Fluke Sashimi, Miso Chilean Seabass, dan Black Truffe “Sushi Rice” Okayu. Program koktail CÉ LA VI memadukan spirit Asia dan pengaruh global melalui kreasi unggulan seperti The Silent Gold dan Midnight in Jalisco.
Café nesuto membuka lokasi keduanya di Singapura di sepanjang promenade Marina Bay, menawarkan area duduk dalam dan luar ruangan untuk sarapan, makan siang, dan santap malam santai. Ruang yang terang dan terbuka ini menampilkan hidangan eksklusif gerai serta menu gurih yang disempurnakan, di samping favorit seperti Maple Bacon & Scrambled Eggs on Sourdough Toast dan Morel Mushroom Pappardelle. Hidangan eksklusif Marina Bay Sands meliputi The Breakfast Platter, Chocolate Banana Crumble Tart, Coconut Velvet Cake with Gula Melaka, Crème Fraîche Cheesecake, dan Pandan Coconut Kaya Butter French Toast.
Terinspirasi dari French Riviera, ruang ini menghadirkan pesona bistro tepi laut dengan tata duduk lapang, pencahayaan lembut, dan sudut-sudut yang mengundang. Setiap detail dirancang untuk pengalaman mulus bagi tamu dine-in maupun takeaway.
Koufu kembali membuka konsep Rasapura Masters, memadukan gastronomi dan teknologi mutakhir. Sorotan utamanya adalah dinding fitur 3D dengan lanskap digital hijau yang mencerminkan identitas Singapura sebagai kota taman. Deretan stan menyajikan cita rasa lokal dan internasional, termasuk debut foodcourt Da Shi Jia Big Prawn Mee dan JC Seafood by Jiao Cai Seafood, serta favorit berpredikat Michelin seperti Nana Curry, Indian Express by the Song of India and Nasi Lemak Ayam Taliwang.
Bacha Coffee membuka lokasi terbarunya di hotel Marina Bay Sands, melengkapi Bacha Coffee Fashion Avenue di The Shoppes. Pengunjung dapat menikmati lebih dari 200 varietas kopi spesial Arabika 100%, beserta aksesori elegan dan sajian gourmet berakar warisan Maroko. Sementara itu, HEYTEA membuka flagship “one-store-one-design” pertamanya di Singapura, memadukan teh dan desain modern.


Comments are closed.