BusinessNews Indonesia – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memasang dua unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dengan biaya penyambungan gratis di Pelabuhan Gili Mas, Lembar pada Sabtu (28/4).
Instalasi dua unit SPLU ini merupakan kerja sama PLN dan Pelindo III. Adapun, dua unit SPLU yang terdiri dari 16 buah buah kWHMeter total daya tersambung 48.400 VA telah dipasang untuk melistriki pedagang di area pelabuhan.
Manager UP3 Mataram, Maman Sulaeman menjelaskan pemasangan SPLU adalah salah satu program PLN dalam penyediaan listrik untuk fasilitas umum di tempat-tempat strategis.
Hal ini dilakukan sekaligus untuk mendukung program peningkatan ekonomi, khususnya pedagang di sekitar Gili Mas.
“Ekonomi pedagang akan meningkat karena biaya listrik lebih murah. Ini disebabkan SPLU menawarkan tarif yang terjangkau, yakni sama dengan tarif pelanggan pada umumnya,” ungkap Maman dalam keterangan resmi, Rabu (11/5).
Selain untuk pemenuhan listrik di lokasi umum, pemasangan SPLU juga bertujuan agar semua pelaku usaha atau perniagaan yang mungkin selama ini menggunakan listrik secara ilegal, bisa beralih ke listrik PLN.
Salah satunya, adalah faktor keselamatan ketenagalistrikan karena penggunaan listrik secara ilegal tentunya tidak aman dari sisi keamanan instalasi listriknya.
Disamping itu, General Manager Pelindo III Baharudin mengapresiasi upaya yang telah dilakukan PLN untuk membantu para pedagang untuk memperoleh akses listrik secara legal di kawasan pelabuhan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada PLN. Tentunya pemasangan SPLU ini akan membantu meningkatkan perekonomian pedagang karena suplai listrik yang digunakan tiap harinya diperoleh PLN,” ungkap Baharudin.
Sebelumnya, pemasangan SPLU ini juga salah satu program besar PLN untuk mempersiapkan era kendaraan listrik di NTB, yang telah dicanangkan oleh Gubernur NTB, Zulkeflimansyah, Februari 2021 lalu.
PLN berharap, di NTB akan lebih banyak lagi tempat yang bisa dipasang SPLU. “Ekonomi meningkat, keamanan lebih terjamin dan juga untuk persiapan menghadapi era kendaraan listrik di masa depan, khususnya di NTB,” tutup Maman.
Comments are closed.