Sunday, November 28, 2021
HomeEconomyPresiden Akan Terbang ke Italia hadiri KTT G20

Presiden Akan Terbang ke Italia hadiri KTT G20

-

Jakarta, BusinessNews Indonesia Presiden Joko Widodo akan terbang ke Roma, Italia untuk menghadiri penutupan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 30-31 Oktober 2021. Setelah KTT G20 Roma, maka Indonesia akan menjadi presidensi sekaligus tuan rumah penyelenggaraan G20 selanjutnya.

Presiden menghadiri KTT G20 di Roma pada 30-31 Oktober mendatang. Dan di sana presiden akan menerima secara resmi tongkat estafet presidensi G20 dari PM Italia.” Ungkap Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip dari Republika (15/9).

Politisi Golkar itu menyebut bahwa dengan menjadi presidensi ini Indonesia memiliki kesempatan strategis untuk ikut menentukan arah desain kebijakan ekonomi global.  Terutama kebijakan ekonomi pada masa pascapandemi Covid-19.

Baca juga: Baja Lokal tak Sesuai, Garuda Metalindo Impor 100 Persen Bahan Baku

Airlangga menjelaskan bahwa kepanitiaan akan dibentuk setelah KTT G20 di Roma, Italia usai. Secara resmi, mulai 1 Desember 2021 Indonesia akan menjadi presidensi G20.

Sejumlah rangkaian yang dipersiapkan diantaranya menggelar 150 pertemuan beberapa side event sepanjang tahun hingga 30 November 2022. Selain itu, setiap event yang digelar akan dihadiri 500 hingga 5.800 orang.

“Ini merupakan working group, hingga pertemuan tingkat tinggi seluruh kepala negara dan kepala pemerintahan. Pertemuan akan dilakukan 500 hingga 5.800 orang per event sepanjang tahun.” Kata dia menerangkan.

Diketahui, dalam penjelasannya, Airlangga mengatakan bahwa sesuai arahan presiden, acara akan dilakukan secara hybrid. Hal ini dilakukan mempertimbangkan kondisi pengendalian Covid dan juga dilakukan secara fisik sesuai parameter yang ada.

Baca juga: Erick Thohir Harap Holding UMi Berpihak pada UMKM Melalui Bunga Kredit Sangat murah

“Indonesia akan mengikuti parameter kesehatan, protokol kesehatan, dan melakukan level assesment terhadap pandemi sesuai dengan persyaratan WHO. Dan vaksinasi akan dilakukan di berbagai daerah yang ketersediaan RS-nya klasifikasinya A.” Pungkasnya. (W/ZA)

Related articles

spot_img

Latest posts