Dorong Semangat Go Beyond Next, SIG Terapkan Transformasi Human Capital di Era Digital
Dorong Semangat Go Beyond Next, SIG Terapkan Transformasi Human Capital di Era Digital

BusinessNews Indonesia – Semen Indonesia Group (SIG) terapkan transformasi human capital di era digital. Transformasi ini merupakan langkah untuk mendorong semangat Go Beyond Next (selalu melebihi jangkauan) guna mencapai visi misi perusahaan. Hal ini disampaikan oleh tim presentasi SIG pada Selasa (27/10) dalam acara penjurian virtual Digital Marketing & Human Capital (DMHC) Award 2020.

Acara dengan dengan tema ‘’Transforming Human Capital Value through Digital Marketing’’ ini diselenggarakan oleh Majalah BusinessNews Indonesia yang bekerjasama dengan IMA (Indonesia Marketing Association) dan FHCI (Forum Human Capital Indonesia). Serta didukung oleh para pakar dan professional di bidang Digital Marketing, Human Capital, ICT, Riset & Inovasi, yang tergabung di dalam Dewan Juri Digital Marketing & Human Capital Awards 2020.  Selain itu. acara ini juga didukung oleh beberapa perusahaan konsultan Digital Marketing, Manajemen, dan Human Capital.

Direktur SDM & Hukum SIG Tina T Kemala Intan menyebut, SIG memiliki visi pada tahun 2024 menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional. Guna mencapai visi tersebut, Tina menyampaikan pilar strategi dan pondasi company-nya.

“Pilar strategi ini terdiri dari next generation operation improvement, end-to-end supply chain optimization, innovative retail & distribution business models, lock-in downstream cement market, dan industry greenification,” ujar Tina.

Sementara dalam hal pondasi perusahaan, SIG menyiapkan digital and advanced analytic capability, world class human capital (talent, culture, & performance management), strong governance and subsidiary management, dan financial resiliency.

Tina juga menyebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencapai visi perusahaan tersebut. Pertama, tantangan human capital untuk bertransformasi secara digital. Kedua menyelaraskan antara strategi human capital dengan inisiasi strategi perusahaan. Ketiga mendefinisikan ulang human capital operating models yang baru. Keempat menyiapkan roadmap transformasi.

Perihal human capital, SIG pun menargetkan untuk berpredikat kelas dunia. Selain itu, pendefinisian ulang ini meliputi SIG Human Capital Management Framework, Reframing SIG HC Life Cycle: from Hire to Retire, dan SIG Human Capital Infrastructure.

Tina juga menyebut bahwa roadmap dalam transformasi ini selaras dengan budaya AKHLAK BUMN. Nilai-nilai ini terdiri dari amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

 “Amanah bermakna memegang teguh kepercayaan yang diberikan. Kompeten yaitu kami terus belajar dan mengembangkan kapabilitas. Harmonis yakni saling peduli dan menghargai perbedaan. Loyal yaitu berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara. Adaptif yaitu terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan. Terakhir kolaboratif, yakni membangun kerja sama yang sinergis,” ungkap Tina.

Ada juga pengintegrasian human capital dengan platform digital selama masa pandemi. Misalnya disebutkan juga Sembilan model pembelajaran digital SIG untuk tetap mengembangkan skill para karyawan. Sembilan model itu seperti self paced learning, live webinars, sertification, learn & share, workshop, mentoring, benchmarking, project assignment, dan internship.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran dan Supply Chain SIG Adi Munandir memaparkan platform teranyar dari SIG, yaitu SobatBangun. Platform ini merupakan platform yang bergerak dengan misi mengembangkan proses pembangunan dan renovasi rumah secara lebih baik serta berkelanjutan.


Hadir dalam penjurian ini juri-juri seperti Ir. Irnanda Laksanawan, MSc.Eng(MBM), PhD (Chairman for Digital Marketing & Human Capital Award 2020), Dr. Eddy Iskandar, B.Eng, MSc (CEO CPM Consulting), Ahmad Fairu Zabadi, CPM (Asia) (IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter DKI Jakarta), Sofyan Rohidi, MM (Executive Director of Forum Human Capital Indonesia (FHCI)), dan Priyantono Rudito, Ph.D (Executive Director of Co-Branding at Ministry of Tourism Republic of Indonesia).(ZA)