Dua belas Layanan Digital BNI Siap Jawab Tantangan Inklusi Keuangan
Dua belas Layanan Digital BNI Siap Jawab Tantangan Inklusi Keuangan

BusinessNews Indonesia – Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan kemudahan digital untuk menjawab tantangan inklusi keuangan. Solusi digital ini diharapkan mampu mewujudkan dari desa hingga ke kota. Dalam siaran pers Kamis, (28/10) BNI menyebut ada 12 laynana digital yang telah disiapkan.

Pertama, melengkapi Agen46 dengan perangkat digital terbaik, sehingga setiap Agen46 mampu memenuhi Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Melalui jaringan Agen46 ini, BNI mampu menghadirkan layanan perbankan bagi masyarakat hingga menembus ke wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

Kedua, memperbarui New UI BNI Mobile Banking yang kini mencapai 7 Juta pengguna aktif. BNI Mobile Banking menjadi salah satu platform transaksi yang handal bagi nasabah setia BNI.

Ketiga, Smartfarming 4.0, yaitu konsep smartfarming yang menggabungkan pertanian dengan teknologi sensor tanah dan cuaca, sehingga dapat memberikan rekomendasi bagi petani mengenai waktu tanam dan pupuk, hingga waktu pengairan. Ini menjadi jalan masuk bagi BNI untuk memberikan bantuan lain bagi petani, yaitu dukungan pembiayaan. Skema serupa diterapkan juga bagi para pelaku usaha sector perikanan tangkap (Smart Fisheries), dan pelaku usaha budidaya (Smart Aquaculture).

Keempat, Kartu Tani, yaitu sarana akses layanan perbankan yang terintegrasi (simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman), juga berfungsi sebagai kartu subsidi/ wallet. Lebih dari 5,4 Juta Penerima Kartu Tani BNI telah menebus pupuk bersubsidi. Kartu Tani ini berguna untuk transfer dan pengambilan cash (seperti kartu Debit), sistem subsidi pupuk agar tepat sasaran, dan juga monitoring kuota pupuk subsidi.

Kelima, BNI Move atau Mobile Innovation for Digital MSME Ecosystem merupakan aplikasi yang mendukung konsep penyaluran kredit pada UMKM secara digital. Melalui aplikasi BNI MOVE, debitur tidak perlu lagi datang ke kantor cabang BNI untuk mengajukan kredit baik untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun BNI Wirausaha (BWU), sehingga sejalan dengan dengan himbauan physical distancing dalam menekan penyebaran Covid-19.

Keenam, API Services, dimana BNI berperan aktif dalam menyongsong era digitalisasi dengan membuka API Services ini bagi seluruh penyedia layanan financial seperti fintech, hingga start up. API Services ini membantu ekosistem B2B atau B2C mereka para fintech atau startup.

Ketujuh, Kartu TapCash, yaitu Uang Elektronik pengganti Uang Tunai yang dapat diisi ulang, dapat digunakan untuk pembayaran pada merchant-merchant kerjasama BNI. Hingga saat ini lebih dari 8 Juta TapCash BNI telah tersebar dan dapat digunakan sebagai solusi cashless transaction BNI.

Kedelapan, QRIS (QR Code Indonesia Standard) adalah standar QR Code untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) sejak 2019 untuk mendorong kualitas sistem pembayaran di Indonesia. Saat ini lebih dari 190 Ribu Merchant BNI telah menggunakan QRIS.

Kesembilan, BNI Sonic (Self Service Opening Account), hadir untuk mempermudah calon nasabah dalam membuka rekening tabungan dengan lebih praktis dan cepat. Layanan BNI SONIC ditangani oleh mesin secara cepat dan menyeluruh sehingga ketika selesai membuka rekening, nasabah dapat langsung menggunakan kartu debit secara normal layaknya membuka tabungan di outlet konvensional. Layanan BNI SONIC sangat mempermudah terutama bagi calon nasabah milenial yang digital savy.

Layanan ini cocok unuk nasabah yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke outlet konvensional. Rata-rata durasi pembukaan rekening adalah 2 Menit 45 Detik atau 3 Menit. BNI Sonic menjadi langkah awal proses Branch Transformation dan saat ini tersedia di 7 outlet Digital Branch BNI serta sering dipergunakan di berbagai event BNI. Saat ini, lebih dari 100 Ribu Rekening Baru berhasil dibuka menggunakan mesin BNI Sonic.

Kesepuluh, Digital Opening Account: yang mendukung proses digitalisasi dalam inklusi keuangan khususnya pembukaan rekening tabungan. BNI meluncurkan BNI Digital Opening Account yang memberikan kemudahan pembukaan tabungan kapan dan dimana saja menggunakan perangkat smartphone. Sejak diluncurkan pada 5 Juli 2019, hingga saat ini aplikasi ini telah diakses hampir 300rb pengguna dengan pembukaan rekening sebanyak 19.700 rekening.

Kesebelas, BNI More atau BNI Mobile Remittance merupakan aplikasi kiriman uang yang dapat diakses melalui smartphone yang memudahkan para pekerja Migran Indonesia khususnya di Singapura untuk ke seluruh bank di Indonesia secara mudah, aman, cepat dan terpercaya. Sampai saat ini total transaksi melalui BNI MoRe sebanyak lebih dari 90.000 transaksi dengan volume mencapai USD 27.000.

Keduabelas, EDC atau Electronic Data Capture yaitu sebuah alat penerima pembayaran yang dapat menghubungkan antar rekening bank. Di BNI, terdapat 2 jenis EDC yaitu EDC online dan EDC offline. EDC Offline merupakan sistem yang dikembangkan oleh BNI untuk dapat menghadirkan layanan transaksi di daerah- daerah terpencil yang belum tersentuh oleh infrastruktur network. Sistem ini dibangun tanpa perlu menggunakan infrastruktur network untuk dapat melakukan transaksi dengan verifikasi menggunakan teknologi biometrik.

 Saat ini layanan ini dihadirkan untuk membantu program Pemerintah dalam hal mendistribusikan bantuan sosial di daerah remote. BNI juga mengembangkan EDC Android, yang mendukung pembukaan rekening simpanan dan layanan keuangan melalui mesin EDC, sehingga memudahkan akses nasabah untuk melakukan pembukaan rekening melalui event/ komunitas tanpa datang ke outlet/Cabang.

Berbagai solusi digital telah disiapkan oleh BNI untuk menjawab tantangan dalam mengimplementasikan inklusi keuangan, membangun bisnis dan ekosistem digital sesuai dengan kebutuhan nasabahnya di seluruh pelosok negeri. (Ed.ZA/rilis).