Sunday, November 28, 2021
HomeCooperationAdira Finance Beli Piutang Pembiayaan U Finance Senilai Rp704,04 miliar

Adira Finance Beli Piutang Pembiayaan U Finance Senilai Rp704,04 miliar

-

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) membeli 15.038 piutang pembiayaan konsumen milik PT U Finance Indonesia (UFI).

Informasi itu disampaikan pada Selasa (27/4) kemarin. Diketahui, transaksi tersebut sudah diselesaikan pada 16 April 2021 berdasarkan akta pengalihan dan akta cessie yang ditandatangani kedua perusahaan.

Untuk diketahui, nilai piutang pembiayaan konsumen pada transaksi tersebut mencapai Rp704,04 miliar.

Sebagai informasi, kedua perusahaan pada dasarnya memiliki hubungan afiliasi. Adira Finance secara tidak langsung oleh MUFG Bank Ltd. melalui kepemilikan saham Bank Danamon sebesar 92,07 persen saham pada ADMF. Sementara UFI merupakan perusahaan yang dimiliki secara langsung oleh MUFG Bank Ltd. dengan kepemilikan saham sebesar 84,69 persen.

Baca juga: Angkasa Pura II Keluarkan Aplikasi untuk Dukung Holding BUMN Pariwisata

Dalam keterangannya, Manajemen Adira Finance menerangkan bahwa tujuan dilakukannya transaksi tersebut adalah meningkatkan aset di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, pandemi telah merusak ekonomi dan menurunkan penjualan otomotif sepanjang 2020.

“Selain hal tersebut, transaksi dilakukan untuk menambah jumlah konsumen dan mitra usaha yang dimiliki perseroan. Serta untuk menambah jaringan dalam memperkuat pangsa pasar dalam kegiatan pembiayaan.” terang manajemen Adira Finance.

Hafid Hadeli, Direktur Utama Adira Finance, mengatakan bahwa akibat dampak Covid-19 membuat piutang pembiayaan perseroan sepanjang 2020 turun. Tercatat, perseroan hanya berhasil mencapai Rp18,9 triliun atau turun hampir 51 persen dari capaian 2019 sebesar Rp37,9 triliun.

Meski demikian, ADMF optimis akan terjadi pemulihan kerja pada tahun ini.

“Target kami pada 2021 pembiayaan baru bisa mencapai di atas Rp20 triliun atau meningkat 20 sampai 30 persen dari tahun kemarin. Didorong oleh kondisi ekonomi, daya beli masyarakat dan penjualan otomotif. “ tuturnya beberapa waktu lalu. (W/ZA)

Baca juga: Tancap Gas Di Awal Tahun, Kredit Konsolidasi Mandiri Tumbuh 9,10% YoY

Related articles

spot_img

Latest posts