Albert Burhan, Eks Bos Citilink jadi Dirut Pelita Air

BusinessNews Indonesia – Mantan CEO Citilink Indonesia Albert Burhan ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) Pelita Air pada Jumat (1/10/2021).

Dalam keterangannya, Komisaris Utama PT Pelita Air Service Michael Umbas menyampaikan pemilihan dirut Pelita memang sudah lama ditunggu karena posisi Direktur Utama Pelita Air sudah kosong hampir 2 tahun.

Baca juga: Citilink dan SiCepat Sediakan Gratis Tes PCR atau Antigen Bagi Penumpang

Menurutnya sosok Albert Burhan sudah sesuai dengan ekspektasi untuk pengembangan bisnis Pelita Air ke depan.

“Kami sedang melakukan pembenahan total di internal Pelita Air karena memang sudah cukup lama di zona nyaman. Antara lain melakukan audit terkait Good Corporate Governance di semua lini,” ujarnya, Kamis (7/10/2021).

Perjalanan Pelita menemukan direktur yang tepat cukup panjang lantaran sebelumnya dewan komisaris sempat menonaktifkan direktur keuangan. Posisi direktur keuangan tersebut hingga akhirnya juga diganti karena pelanggaran dan mismanajemen yang berdampak pada penurunan kinerja dan keuangan perusahaan.

Baca juga: Sicepat Gencar Lakukan Inovasi Digital Guna Tingkatkan Brand Awareness Bersama Citilink 

“Selanjutnya kami akan menjalankan arahan pemegang saham untuk melihat peluang bisnis ke depan, seperti potensi untuk terbang berjadwal. Tapi semua masih dikaji dan dihitung secara cermat oleh Pertamina selaku pemegang saham PT PAS,” terangnya.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mewakili pemegang saham PT Pelita Air Service mengumumkan perombakan direksi maskapai tersebut yang dilakukan pada 1 Oktober 2021.

Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Erry Sugiharto mengungkapkan, Albert menempati posisi Direktur Utama Pelita Air yang kosong hampir 2 tahun. Sebelumnya, Albert pernah menjabat sebagai CFO dan CEO Citilink Indonesia, lalu bergabung kembali di Garuda Indonesia, dan terakhir menjabat sebagai CEO PT Aero Jasa Cargo, anak perusahaan Garuda di bidang logistik.

Baca juga: Garuda Indonesia Ajukan Restrukturisasi, Pengamat sebut Beban Utang

Selain Albert, pemegang saham Pelita Air juga mengangkat Muhammad Shabran Fauzani sebagai Direktur Keuangan dan Umum. Shabran menggantikan posisi Muhammad Priadi. Shabran terakhir menjabat sebagai VP Financing PT Pertamina (Persero).

Sebelumnya ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Keuangan dan SDM PT Patra Jasa yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero). Erry Sugiharto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muhammad Priadi selama menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Umum Pelita Air.

Saya berharap dengan lengkapnya struktur direksi, Pelita Air dapat bisa lari kencang karena akan mulai memasuki penerbangan niaga berjadwal, sebagai salah satu maskapai penerbangan nasional. Seluruh direksi baru Pelita Air harus menjaga komitmen dan integritas dalam menjalankan tugas” Ujar Erry (Mr/Bisnis)

Comments are closed.