Sunday, November 28, 2021
HomeBUMNPenjurian GRC and Performance Exellence Award 2020: Terobosan PDSI dan Realisasi Pengabdian...

Penjurian GRC and Performance Exellence Award 2020: Terobosan PDSI dan Realisasi Pengabdian untuk Negeri

-

BusinessNews Indonesia – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) turut serta dalam penjurian Governance, Risk, dan Compliance (GRC) and Performance Exellence Award 2020 secara online pada 10/07/20. Dalam penjurian ini, PT PDSI memaparkan terobosan internal hingga realisasi pengabdian untuk masyarakat dan negeri.

Event yang diselenggarakan oleh Majalah BusinessNews Indonesia yang bekerjasama dengan CEO Forum ini berjalan dengan lancar melalui video conference.  Event ini juga didukung oleh para pakar dan professional bidang GCG, Strategic Management, Finance, Banking, Insurance, CT, Riset & Inovasi serta Dewan Juri GRC & Performance Excellence Award 2020, serta dukungan dari beberapa perusahaan konsultan GCG dan Manajemen Risiko serta Manajemen Kepatuhan.

Saat Penjurian berlangsung, presentasi GCG dipaparkan oleh Didik Budi Hartono Selaku Direktur Marketing & Development PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Ia juga mengapresiasi atas terselenggaranya event tahunan ini.

Dalam penjurian ini, Didik Budi Hartono menyampaikan pemaparan terkait profil perusahaan serta pencapaian yang telah dilakukan PT PDSI hingga tahun 2019. PT PDSI yang merupakan anak perusahaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) 99,89% dan PT Pertamina Pedeve Indonesia (PT PDV) 0,11%.

Perusahaan yang didirikan pada 13 Juni 2008 ini menunjukkan komitmen yang tinggi terkait tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance). Sejak 2015 hingga tahun 2020 telah disusun road map terbaiknya. Pada tahun 2015, PDSI mulai improvement penerapan GCG, pada tahun 2016 evaluasi implementasi GCG, tahun 2017 penguatan mekanisme penerapan GCG, 2018 pengaktualisasian budaya GCG, 2019 peningkatan budaya GCG dan tahun 2020 targetnya budaya GCG telah tertanam di perusahaan.

Tahun 2019 lalu, PT PDSI telah melalui assessment penerapan GCG oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan hasil score 86,067% dan masuk kategori sangat baik. Score ini naik 0,41% dari hasil tahun sebelumnya dengan penilaian yang dilakukan secara internal (self-assesment), yakni senilai 85,65%. Peningkatan ini diperoleh lantaran diberlakukuannya area of improvement dari hasil assessment GCG 2018, khususnya terkait aspek direksi dan pemegang saham.

Selain meningkatnya nilai assessment penerapan GCG, capaian KPI (Key Performance Indicators) Complance Online System PT PDSI tahun 2019 juga melebihi targetnya dengan prosentase yang mampu mencapai 91,96% dari target 87%.  Sarana wajib lapor dengan sistem online yang ada di PT PDSI tahun 2019 ini mencapai angka kepatuhan 100% dan ketepatan 100%.

Sementara untuk penerapan GCG dalam menangani Covid 19 di tahun 2020 ini, telah disusun juga kajian risiko yang berkaitan dengan tiga aspek, yakni operasional protokol kesehatan Covid 19, melemahnya nilai tukar IDR terhadap USD dan penurunan ICP (Indonesia Crude Price). Kajian ini untuk menangani dan mitigasi risiko di area perusahaan.

Selain itu, PT PDSI selama tahun 2019 juga berhasil merealisasikan CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai tanggung jawab sosial untuk masyarakat luas. Selama tahun 2019 lalu ada berbagai kegiatan seperti, pelaksanaan pelatihan ketrampilan terhadap 420 pemuda pengangguran yang putus sekolah, 63 sekolah mendapat Bantuan Sarana & Prasarana, 13 Bank Sampah Terbentuk (Jakarta, Prabumulih, Indramayu), 10 kelompok wirausaha muda terbentuk, 2 Badan Usaha terbentuk dan terdapat 39 volunteer PDSI. Hasilnya pada tahun 2019 PT PDSI mampu mendapatkan 4 penghargaan dan 1 gold chip.

Hadir sebagai dewan juri dalam acara ini diantaranya, Dr. Dewi Hanggraeni, SE, MBA, CA, CACP (Deputy Chairperson of the Indonesian Risk Professional Association), Dr. Ir. Ashwin Sasongko, MSc (Head of ICT at National Research Council), Dr. Pandu Patriadi, SE, MBA, MH (Chairman of Indonesian Multidisiplinary Doctoral Forum (FDM-I), Raharjo Satrion Unggul, SE (Risk Certification Board Committee/Badan Sertifikasi Manajemen Risiko), dan Endro Gunawan, BSc, MSc (CEO Portege Cld Teknologi, IT Expert for Smart Corporate Information & Management System, and  Enterprise Resources Planning (ERP) Integrated IT & Database System). (ZA)

Related articles

spot_img

Latest posts