Inilah Lima Tips Membuka Usaha Saat Resesi
Inilah Lima Tips Membuka Usaha Saat Resesi

BusinessNews Indonesia – Indonesia telah resmi memasuki fase resesi pada kuartal III 2020. Hal ini telah disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Di tengah kondisi yang demikian itu, pemberhentian bekerja semakin banyak.

Dewa Eka Prayoga, dalam acara D’mentors detikcom berbagi tips untuk mempersiapkan usaha yang aman saat resesi. Setidaknya ada lima tips yang ia uraikan.

Pertama, mencari usaha yang modalnya kecil.

“Dalam kondisi saat ini, usaha yang modalnya kecil. Karena duitnya gak  ingin boros,” ungkapnya.

Kedua, cari yang untungnya besar. Pengusaha yang sering dipanggil Kang Dewa ini mengungkapkan kalau semua orang menginginkan usaha yang modalnya kecil namun untungnya besar.

Ketiga, cari yang cashflownya bagus, Dalam kasus ini, Kang Dewa melarang usaha yang cashflownya jangka panjang seperti bisnis properti.

“Kalau bisa yang cashflow-nya cepat, bulanan atau lebih bagus harian. Misalnya jualan sesuatu yang habis dapat duit terus diputer lagi,” imbuhnya.

Keempat, cari yang ada mentornya. Menurutnya, kehadiran sang mentor akan memberikan rasa aman pada bidang usaha yang baru.

Kelima, cari yang ada komunitasnya. Menurutnya, semangat bersbisnis bisa naik turun. Sehingga kehadiran komunitas mampu terus menumbuhkan semangat seperti awal mula.

“Karena semangat itu pasti up and down. Dalam kondisi ini cari komunitas yang satu visi,” terangnya.

Selain itu, Kang Dewa juga memberikan contoh jualan makanan atau minuman. Karena ini yang dibutuhkan sehari-hari.

Closing statementnya, bahwa saat ini yang terpeting adalah bertahan, bukan untuk gengsi-gengsian.

“Dalam kondisi seperti ini, gak perlu ada obsesi yang tinggi. Sekarang jangan bicara keren, yang terpenting survive aja,” pungkasnya. (ZA)