Sunday, November 28, 2021
HomeCorporate in ReviewBFI Finance Akan Terbitkan Obligasi Rp1 triliun pada Akhir Juli

BFI Finance Akan Terbitkan Obligasi Rp1 triliun pada Akhir Juli

-

Jakarta, BusinessNews Indonesia PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) berencana untuk menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp1 triliun pada akhir Juli 2021 mendatang. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan atau PUB V perseroan.

Dikutip dari Bisnis (24/7), Sudjono, Direktur Keuangan BFI Finance, menerangkan bahwa perusahaan melewati paruh pertama tahun ini dengan kinerja positif. Catatan positif tersebut akan dilanjutkan dengan penerbitan Obligasi Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2021.

Lebih lanjut, Sudjono mengatakan bahwa pihaknya akan menawarkan obligasi dengan nilai emisi Rp1 triliun itu selama tiga hari kerja. Jelasnya, penawaran akan dilakukan pada 30 Juli-3 Agustus 2021. Untuk diketahui, penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB V dengan total target penghimpunan dana mencapai Rp6 triliun.

Baca juga: Konsorsium Artajasa dan Lintasarta hadirkan Solusi Penerbitan Kartu Digital

“Cash flow position perusahaan baik, sangat baik.” Kata Sudjono, dikutip pada Sabtu (24/7).

Sebagai inforasi, BFIN mencatatkan laba bersih Rp487,42 miliar pada semester I tahun ini. Jumlah itu tumbuh 46,8 persen (year-on-year/yoy) dari sebelumnya Rp325,8 miliar. Seiring meningkatnya nilai pembiayaan baru, ia mengungkapkan bahwa laba naik menjadi Rp6,1 triliun. Angka itu naik 48,7 persen (yoy) dari sebelumnya yang berkisar Rp4,1 triliun.

Selain itu, non-performing financing (NPF) tercatat 2,15 persen, angka itu turun 158 basis poin yoy dan turun 11 basis points secara kuartalan. Untuk diketahui, rasio tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata industri yang dilaporkan mencapai 4,05 persen pada Mei 2021 lalu.

Di samping itu, kinerja positif ini turut dibarengi catatan outstanding restrukturisasi pembiayaan menjadi Rp2,7 triliun, yang dapat dikelola dari nilai tertinggi mencapai Rp5,3 triliun. Hal ini mereka raih usai memutuskan untuk membatasi sementara lini produk pembiayaannya pada akhir kuartal I/2020 lalu. (W/ZA)

Baca juga: Melesat! PNM Salurkan Pembiayaan Hingga Rp 22,8 Triliun di Semester I 2021

Related articles

spot_img

Latest posts