Sunday, November 28, 2021
HomeCorporate in ReviewTransformasi Human Capital JIEP Jadi Modal Dasar Menuju Kawasan Terintegrasi

Transformasi Human Capital JIEP Jadi Modal Dasar Menuju Kawasan Terintegrasi

-

BusinessNews Indonesia PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) kini terus berproses menuju kawasan bisnis yang terintegrasi. Untuk itu, hal mendasar yang dilakukan adalah pembenahan dari sektor human capital-nya. Inilah yang kini sedang dibenahi pertama kali oleh JIEP.  

“Saat ini kami (JIEP) sedang bertransformasi menuju kawasan terintegrasi. Keluar dari zona kawasan industri sebagai base bisnisnya. Berproses menjadi Residential & Commercial Property dan Township Property,” ujar Direktur yang membidangi Human Capital Arief Adhi Sanjaya saat mengikuti penjurian Human Capital & Performance Award 2021secara daring, Jakarta, (22/11/2021).

Pada tahap Residential & Commercial Property ini rencananya terdapat berbagai fasilitas yang beragam. Seperti landed house, high-rise, office building, hotel, retail center, dan convention center. Tidak seperti saat ini yang hanya fokus pada kavling lndustri, BPSP, SUIK, dan Warehouse.

Apalagi pada tahap ketiga, produk bisnis JIEP lebih berkembang lagi. Tak hanya bisnis yang sifatnya kasat mata atau tangible, namun mengarah dan mengembangkan bisnis ke hal-hal yang intangible (sesuatu yang tak kasat mata atau tak bisa diraba). Seperti bisnis ekosistem digital, big data atau data center, Blockchain, dan seterusnya. Bahkan juga mengarah pada bisnis yang terkait dengan  pendidikan, kesehatan, dan transportasi.

Untuk mewujudkan itu semua, Arief memaparkan di hadapan dewan juri, seperti Ir. Ashwin Sasongko, MSc, PhD (Head of ICT at National Research Council / DRN-Dewan Riset Indonesia), Dr. Eddy Iskandar, B.Eng, MSc  (Lecturer Mechanical Engineering PEDC ITB (1991-1994), Ir. Haryono, MSc, PhD (Associate Professor in Computer Science, School of Computer Science, Binus University), dan Dr. Ir. Naufal Mahfudz, MM (CEO PT BLST Holding Company IPB University (2021-sekarang), bahwa hal utama yang sedang dibenahi adalah sisi human capitalnya.

Dalam peta jalan Human Capital JIEP, sudah disusun sedemikian rupa terkait arah usaha-usaha yang dijalankan perusahaan. Setidaknya sampai tahun 2023 sudah terencanakan apa yang akan dilakukan dan bagaimana capaiannya. Secara garis besarnya sudah dilakukan terkait organizational capability enhancement. Pada tahap ini yang menjadi fokus perusahaan adalah implementasi corporate culture, lmplementasi program internalisasi corporate value, dan implementasi change agents di unit kerja. Adapun talentnya adalah implementasi human capital management system, penyusunan talent management system, dan pilot project it based HCM.

Pada tahun 2022 dan 2023 rencananya JIEP sudah mengembangkan ke tahap yang lebih menantang lagi. Yakni ke tahap human resources digitalization dan HCM as profit center. Di tahap ini perusahaan akan memfokuskan diri pada pengembangan implementasi organizational engagement dashboard dan organizational effectiveness dashboard. Adapun talentnya adalah digitalisasi human capital management system, talent readiness dashboard, memastikan talent memenuhi kebutuhan bisnis, dan  talent-nya mampu menjadi profit center.

Itu semua, menurut Arief tidak bisa hanya diandalkan dengan kopetensi saja, melainkan perlu adanya kolaborasi dari berbagai sisi. Kopetensi saja tak cukup, namun dibutuhkan kolaborasi dari orang-orang hebat untuk mentransformasi perusahaan. Baik yang ada di dalam perusahaan atau di luar perusahaan.

“Transformasi ini membuat perubahan dalam pengembangan bisnis, bukan saja mengembangkan SDM yang ada, melainkan juga menggunakan sumber daya manusia dari luar. Agar kinerja bisnis kita maksimal,” terangnya.

Baca juga: 5 Strategi Pegadaian Tingkatkan Human Capital

Untuk lebih maksimal lagi dalam bekerja, manajemen JIEP mengeluarkan kebijakan yang lebih fun. Seperti memfasilitasi kesukaannya dalam berolahraga, misalnya futsal, tenis meja, dan sampai main games online.

“Di tahap ini sampai kita sering ungkapkan, jadikan JIEP ini bukan tempat bekerja, tapi jadikanlah tempat bermain. Ketika salah tak dijatuhi sangsi, tapi justru itu dijadikan sebagai sesuatu yang harus disadari yang bersangkutan untuk lebih baik lagi,” pungkasnya.

Event Human Capital Award 2021 yang diselenggarakan oleh Majalah BusinessNews Indonesia bekerjasama dengan Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Indonesian Institute For Corporate Directorship (IICD), Indonesian Institute for Public Governance (IIPG), Human Capital Institute – USA, Universitas Indonesia (UI), Universitas Bina Nusantara (BINUS) yang bertema “Accelerating Corporate Value Through Human Capital for The Next Normal’’.

Event ini bertujuan untuk mendorong prestasi dan kinerja perusahaan BUMN, anak usaha afiliasi, BUMD, Swasta Nasional agar melakukan transformasi digital dalam pengembangan, pengelolaan, pembelajaran serta inovasi guna menciptakan talenta yang profesional dan berkualitas global, terlebih di masa pandemi ini. (ed.AS/businessnews.co.id).

Related articles

spot_img

Latest posts