Monday, November 29, 2021
HomeEconomyTiongkok Geser Posisi AS sebagai Negara dengan Investasi Asing Langsung Terbesar

Tiongkok Geser Posisi AS sebagai Negara dengan Investasi Asing Langsung Terbesar

-

BusinessNews Indonesia – Tiongkok sepanjang 2020 berhasil menggaet banyak investasi asing langsung (foregin direct investment/FDI). Tiongkok juga berhasil menggeser Amerika Serikat (AS) dari daftar pertama urutan negara dengan FDI terbanyak.

Berdasarkan data Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan yang dirilis Minggu (24/1), Tiongkok berhasil mendapatkan sekitar US$ 163 miliar atas investasi asing. Sedangkan AS hanya US$ 134 miliar. Padahal pada 2019 lalu, Negeri Paman Sam mendapat investasi dari asing sebesar US$ 251 miliar. Sementara Tiongkok jauh di bawah dengan hanya sebesar US$ 140 miliar.

Baca juga: Menhub Budi Karya akan Prioritaskan Implementasi GeNose C19 di Terminal dan Stasiun

Berdasarkan laporan tersebut, investasi asing langsung di dunia mengalami kemerosotan karena pandemi Covid-19. Investasi asing secara global anjlok sebesar 42 persen pada 2020 menjadi US$ 859 miliar. Angka tersebut lebih rendah sebesar 30 persen dibanding krisis keuangan 2009.

Seperti diketahui, akibat pandemi, Investasi asing langsung di negara-negara maju terdampak paling parah pada 2020 dibanding negara-negara berkembang.

Investasi di AS saja turun sebesar 49 persen, sedangkan rata-rata di negara maju merosot sebesar 69 persen. Sedangkan investasi asing langsung di negara-negara berkembang turun 12 persen. Beda dari lainnya,  FDI Tiongkok justru naik tipis 4 persen.

Sementara, di kawasan Uni Eropa FDI turun sebesar dua pertiga. Sedangkan, saking terpukulnya akibat pandemi, Inggris tidak menerima arus investasi asing baru.

Keberhasilan Tiongkok dalam mengendalikan sebagian besar virus corona melalui pembatasan ketat tahun lalu, membuat FDI di negara itu naik.

Seperti diketahui, berdasarkan data pemerintah sejak dimulainya pandemi, kasus Covid-19 di Tiongkok dibawah 100.000 dengan 4.800 kematian. Sementara AS dengan populasi yang jauh lebih kecil, memiliki hampir 25 juta kasus dan lebih dari 400.000 kematian.(W/ZA)

Baca juga: KLHK Katakan Izin Sektor Tambang Diterbitkan ESDM dan Pemda

Related articles

3 COMMENTS

Comments are closed.

spot_img

Latest posts