Ilustrasi Anak-anak di negara maju lebih memilih jadi YouTuber ketimbang Astronout (foto/towardsdatascience.com)

BusinessNews Indonesia – Sebuah survei mengungkapkan bahwa anak-anak di sejumlah negara maju  lebih memilih menjadi YouTuber sebagai cita-cita mereka, dibandingkan menjadi Astronout.

Survei belum lama ini oleh produsen mainan terkemuka di dunia, yaitu Lego, terhadap 3.000 anak yang berusia antara 8 hingga 12 tahun. Anak-anak tersebut berasal dari AS, Inggris dan Cina, serta sebanyak 326 orang tua yang memiliki anak berusia antara 5 hingga 12 tahun.

Hasilnya, hampir sepertiga dari anak-anak dalam survei tersebut mengatakan, mereka ingin menjadi YouTuber ketika mereka tumbuh dewasa. Sementara 11% lainnya mengatakan mereka ingin menjadi astronout.

Namun jika diperinci, ada temuan unik dari survei itu. Lebih dari setengah anak-anak di Cina mengatakan, mereka ingin menjadi astronout. Kemudian di AS dan Inggris, jumlah peminat astronaut sebagai cita-cita kalah ketimbang vlogger (video blogger) atau YouTuber.

Di AS dan Inggris profesi yang dipilih anak-anak secara berurutan adalah Vlogger /YouTuber, guru, atlet profesional, pemusik dan astronout. Sementara di Cina profesi yang dipilih secara beruritan dari rangking tertinggi ke rendah adalah astronout, guru, pemusik, atlet profesional, dan Vlogger / YouTuber. (spm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here