Sunday, October 17, 2021
Home Corporate in Review Jababeka, Ciputra, dan Summarecon, The Most Popular Property Developer In Indonesia 2020

Jababeka, Ciputra, dan Summarecon, The Most Popular Property Developer In Indonesia 2020

Businessnews.co.id – Sepanjang tahun 2020 perkembangan industri properti Indonesia mengalami berbagai tantangan. Terlebih dampak Covid-19 yang melanda lebih dari 150 negara dunia. Namun di samping itu, beberapa pengembang justru naik daun, setidaknya dari sisi popularitasnya. seperti Ciputra dan lainnya.

Berkenaan dengan ini, Properti Indonesia melalui portal media propertiindonesia.id merangking developer properti paling populer di Indonesia sepanjang 2020,

“Untuk menentukan siapa saja developer properti yang masuk dalam daftar The Most Popular Property Developer In Indonesia tersebut, Properti Indonesia menggunakan platform teknologi riset PRIDE yang bertumpu pada sistem pengolahan Big Data sebagai sumber utama dalam menganalisis topik tertentu,” ujar Andhika Fajri, CEO Properti Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu (17/02/2021).

Andhika mengatakan bahwa metodologi yang dilakukan dengan mengekstraksi sebaran data di media sosial, baik terstruktur maupun tidak, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat bagi para Stakeholder Properti.

Teknologi Big Data ini kemudian dimanfaatkan untuk memetakan suatu isu menjadi beberapa aspek penting yang bersumber dari perbincangan di sosial media. Sebagai catatan, deretan developer yang diikutsertakan dalam riset ini merupakan perusahaan publik di sektor properti yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Setelah melalui berbagai pengumpulan dan riset yang dilakukan, developer PT Jababeka Tbk (KIJA) menempati urutan pertama atau The Most Popular Property Developer 2020 In Indonesia dengan capaian sebesar 35.126 ekspos sepanjang tahun 2020.

Disusul urutan kedua ditempati oleh PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan ekspos mencapai 34.222 data. Sedangkan urutan ketiga ditempati oleh PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan ekspos mencapai 28.162 data.

Berdasarkan riset tersebut, terdapat beberapa keluhan utama yang paling sering dibicarakan para netizen di media sosial dan berkaitan dengan sejumlah proyek milik developer, antara lain banjir maupun dampak pembangunan proyek yang menyebabkan daerah sekitar mengalami kebanjiran.

Beberapa netizen juga kerap mengeluhkan terkait masih adanya pemadaman listrik di proyek properti milik developer hingga kawasan perumahan yang rawan begal dan macet.

Pergerakan data mengenai developer properti melalui portal media online sepanjang tahun 2020 bergerak secara fluktuatif.

Dalam satu tahun terakhir, pemberitaan terkait Developer Properti didominasi oleh sentimen Netral atau setara dengan 27.040 berita, Sentimen Positif sebanyak 20.790 berita dan Negatif sebanyak 12.100 berita.

Baca juga: BRI Targetkan KPR Tumbuh 15 hingga 17 Persen Tahun Ini

Baca juga: Aplikasi Google Pay Versi Lama tak dapat digunakan di AS

Adapun ekspos tertinggi berada pada tanggal 26 Mei 2020 dengan ekspos sebanyak 692 pemberitaan terkait kunjungan Presiden Joko Widodo ke mal Summarecon Bekasi, pada hari Selasa (26/5/2020) untuk meninjau kesiapan prosedur kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19.

Sementara, ekspos tertinggi kedua adalah positifnya sejumlah saham sektor properti pada perdagangan saham di hari Selasa (26/5) seiring dengan rencana pembukaan pusat perbelanjaan atau mal setelah mengalami pembatasan operasional akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: PSSI Hormati Keputusan FIFA Geser Piala Dunia U-20 dan U-17 ke Tahun 2023

Baca juga: Bumi Group Beberkan Kunci Human Capital hingga Kelola 17 Anak Perusahaan

(Ed.AS/businessnews.co.id/kontan).

Most Popular