Thursday, June 17, 2021
Home Great Figure Dulu Penjual Es Keliling, Kini H. Slamet Bagikan Zakat Mal Hingga Rp2,288...

Dulu Penjual Es Keliling, Kini H. Slamet Bagikan Zakat Mal Hingga Rp2,288 Miliar

BusinessNews.co.id– Dengan latar belakangnya sebagai penjual es keliling di Jember, H Slamet Sulistiyono kini sukses dan dikenal sebagai pengusaha nasional. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, Jawa Timur ini adalah Presiden Direktur PT Benih Citra Asia (BCA).

PT. Benih Citra Asia (BCA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi benih tanaman pangan dan holtikultura. Produksi benihnya meliputi jagung, padi dan 200 lebih varian benih tanaman pangan dan holtikultura.

H Slamet, sapaan akrabnya, berasal dari keluarga sederhana, bahkan boleh dibilang tidak mampu. Ayahya hanya seorang buruh perkebunan di Banyuwangi, Jawa Timur.  Di awal kehidupannya, H. Slamet bersama sang istri, luntang-lantung tanpa pekerjaan yang tetap. Bahkan ia pernah menjadi penjual es keliling dengan menggunakan motor butut.

“Saya keliling  jual es mulai dari Jember kota hingga Mayang (Jember timur),” ucapnya seperti dikutip dalam NU online, Jumat (7/5).

Namun H Slamet yakin bisa mengubah nasibnya asalkan tekun dalam bekerja dan tak pernah putus asa. Ia juga yakin bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka mengubahnya sendiri.

Setelah sekian lama nasibnya tak menentu, ia kemudian mendapat kesempatan untuk bekerja di sebuah perusahaan pembenihan. Dari situlah dirinya mulai bangkit dan kemudian mendirikan perusahaan pembenihan sendiri dimana levelnya masih kecil.

“Ini kalau diceritakan semua, sangat panjang. Tapi yang pasti, usaha apapun jika ditekuni sungguh-sungguh, insyaallah berhasil,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut bahwa dukungan dan doa orang tuanya cukup besar bagi kesuksesan dirinya mendirikan dan mengelola perusahaan.

“Tanpa doa dan restu orang tua, tidak mungkin saya seperti ini. Saya dulu melarat, ayah saya hanya buruh perkebunan. Kita tahu hidupnya buruh seperti apa. Tapi kemudian saya bangkit,” urainya.

H Slamet juga berencana membuka kantor cabang perusahaannya di luar negeri, yaitu Thailand, Philipina, dan India. Pengumuman rekrutmen pimpinan dan tenaga kerjanya sudah dipublikasikan di berbagai media.

Tahun ini, PT BCA menggelontorkan  zakat perusahaan sebesar Rp2,288 Miliar. Zakat tersebut didistribusikan dalam bentuk sembako dan uang kepada ribuan mustahik di Jember dan sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, bahkan Kalimantan yang di situ berdiri kantor cabang PT BCA.

“Tapi yang terbanyak tetap di Jember, karena Jember adalah kantor pusatnya (BCA),” jelasnya.

Sejak tahun 2006 PT BCA telah mengeluarkan zakat mal secara rutin tiap tahun. Selain dibagikan di bulan Ramadhan, zakat mal perusahaan itu, juga dibagikan setiap bulan kepada mustahik, tapi kapasitasnya hanya 300-an orang. Ia mengaku bersyukur bisa mengeluarkan zakat perusahaan secara rutin.

“Zakat itu ‘kan memang punya orang lain (mustahik), bukan milik kita, sehingga wajib dikeluarkan,” urainya.

H Slamet Sulistiyono  juga menggulirkan pentingnya zakat produktif. Sebab zakat produktif lebih lama manfaatnya dibanding zakat konsumtif. “Saya kira zakat produktif juga pilihan yang bagus untuk pemberdayaan mustahik,” tuturnya. (EA)

Most Popular