UU Cipta Kerja di Demo Lagi, Polisi Himbau Masyarakat Hindari Titik Unjuk Rasa Berikut
UU Cipta Kerja di Demo Lagi, Polisi Himbau Masyarakat Hindari Titik Unjuk Rasa Berikut

BusinessNews Indonesia – Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo, memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menghindari dan menjauhi beberapa kawasan yang nantinya akan dijadikan lokasi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Rabu (28/10).

“Hindari kawasan Istana Merdeka dan Jl M.H Thamrin, Tugu Proklamasi dan Gedung DPR/MPR.” imbau Sambodo dalam poster yang diunggah @TMCPoldaMetro (27/10).

Unggahan twitter ini juga menggambarkan skema rencana pengalihan arus lalu lintas saat giat demo hari ini. Polisi akan menutup akses ke Jalan Proklamasi dan Jalan Penataran. Selain itu, polisi juga akan menutup akses ke Jalan Veteran Raya yang meliputi Veteran II dan III, Jalan Merdeka Utara dan Merdeka Selatan.

Seluruh kendaraan dari arah Jalan Medan Merdeka Timur-Merdeka Utara akan dialihkan ke Jalan Perwira. Jalan Majapahit akan di tutup dan akan dialihkan ke Jalan IR H Juanda bersamaan dari arah Jalan Hayam Wuruk.

Selanjutnya, Jalan Budi Kemuliaan, Museum dan Abdul Muis arah Jalan Majapahit akan turut ditutup dan dialihkan ke Tanah Abang II. Dari arah Kebon Sirih ke Patung Kuda akan di alihkan ke Kebon Sirih menuju Medan Merdeka Timur.

Di kawasan Gedung DPR/MPR Jalan Gelora dan Gerbang Pemuda ke arah Gatot Subroto ditutup. Dari arah Gerbang Pemuda akan putar balik ke Asia Afrika. Sedangkan dari arah Palmerah Timur ke Gelora akan dialihkan ke Jalan Tentara Pelajar.

Aksi unjuk rasa hari ini (28/10) akan diikuti berbagai elemen. BEM Seluruh Indonesia sudah dipastikan akan tetap unjuk rasa ke Istana Merdeka bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Tuntutan mereka masih sama yaitu meminta Presiden Jokowi mengeluarkan Perpu yang membatalkan UU Cipta Kerja. (W/ZA)