Wednesday, May 12, 2021
Home News Global News Perusahaan Jepang Kembangkan Black Box Mobil

Perusahaan Jepang Kembangkan Black Box Mobil

Tokyo, BusinessNews Indonesia – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh dunia acap kali menimbulkan misteri karena terbatasnya alat bukti yang dapat dijadikan sebagai sesuatu yang dapat dianalisis untuk menentukan penyebab kecelakaan telah mendorong sebuah perusahaan teknologi bernama Nexar untuk menjalin kerja sama dengan Mitsui Sumitomo Insurance menciptakan sebuah teknologi.

Dikutip dari Republika (29/3), kerja sama yang dilakukan di Negara Jepang ini berencana untuk menciptakan teknologi baru dengan menciptakan sebuah sistem rekonstruksi kecelakaan yang mengandalkan artificial intelligence.

Sistem ini nantinya akan bekerja seperti black box dalam pesawat yang menjadi sebuah alat untuk membantu proses rekonstruksi kecelakaan menjadi lebih akurat sehingga nantinya akan memudahkan proses analisa baik oleh kepolisian maupun pihak asuransi.

Baca juga: Keterbukaan dan Kesetaraan Akses Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas

Sistem bernama automatic crash reconstruction system ini nantinya akan mengandalkan perangkat penunjang mulai dari kamera hina penggunaan sejumlah sensor. Sistem ini juga akan mengoptimalkan fungsi GPS untuk mengetahui secara pasti pergerakan kendaraan sebelum, saat dan sesudah terjadinya kecelakaan terjadi.

Nantinya, seluruh hasil dari rekonstruksi digital itu dikemas dalam bentuk animasi yang akan memberikan rekonstruksi seluruh rangkaian kejadian.

Nantinya, kendaraan sebagai sebagai sarana transportasi mampu hadir menjadi saksi dalam sebuah insiden kecelakaan. Nexar turut mengklaim bahwa teknologi yang akan dihadirkannya memiliki kecanggihan lebih tinggi dibandingkan black box yang mampu mengetahui kejadian dalam pesawat. Hal tersebut karena automatic crash reconstruction system juga mampu menceritakan kronologi kejadian melalui tampilan animasi. (W/ZA)

Baca juga: BEI Akan Perbanyak Indeks Saham Syariah

Baca juga: Antam Bagi Dividen Sekaligus Rombak Direksi dalam RUPST

Most Popular