Monday, April 19, 2021
Home Economy Masuk Industri Mobil Listrik, Xiaomi Siapkan US$ 10 Miliar

Masuk Industri Mobil Listrik, Xiaomi Siapkan US$ 10 Miliar

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Teknologi mobil listrik mulai mengubah haluan sejumlah perusahaan global untuk ikut berkecimpung di dalamnya. Banyak perusahaan yang sebelumnya tidak neolitik sektor otomotif kini mulai tertarik menggarap industri tersebut.

Dikutip dari Republika (4/4), baru-baru ini perusahaan non otomotif yang mulai melirik industri tersebut adalah perusahaan teknologi Xiaomi. Dilansir dari dari ZD Net, bahkan Xiaomi telah menyiapkan anak perusahaannya untuk menggarap pengembangan kendaraan listrik (EV).

Tak tanggung-tanggung, dikabarkan Xiaomi telah menyiapkan dana sebesar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 140 triliun dengan dilakukan secara bertahap dalam jangka 10 tahun kedepan.

Berdasarkan keterangannya, Founder dan CEO Xiaomi,  Lei Jun, mengatakan bahwa EV adalah bagian yang tak terpisahkan dari smart ecosystem.

“Hal ini kemudian mendorong kami untuk menawarkan solusi lewat teknologi,” tutur Lei.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp500 Miliar Subsidi Ongkir Belanja Lebaran Online

Keputusan untuk menggarap EV, kata dia, merakan keputusan paling krusial bagi perusahaan. Maka dari itu, sedikitnya Xiaomi telah menggelar 85 pertemuan dengan 200 pakar industri sebelum memutuskan menggarap industri EV.

Perusahaan lain yang mulai serius untuk memasuki industri EV selain Xiaomi adalah Geely. Pabrikan otomotif asal China tersebut bahkan menghadirkan brand baru yang difokuskan secara khusus dalam menggarap pasar EV.

Seperti diberitakan The Verge pada Maret lalu, Geely sudah menyiapkan investasi sebanyak 300 juta dolar AS demi memperkenalkan brand baru mereka yang bernama Zeekr.

Untuk membuktikan keseriusannya, Zeekr telah ditargetkan akan mengeluarkan mobil listrik pertamanya pada kuartal ketiga 2021 ini.

Sebagai informasi, Zeekr terlihat tak akan main-main dalam melakukan perlawanan pada pasar mobil listrik karena tercatat ia masuk dalam segmen mobil listrik premium yang setara dengan Mercedes Benz. (W/ZA)

Baca juga: Kenapa Erick Thohir Khawatir BUMN tak Siap Bertransformasi?

Most Popular