Wednesday, August 4, 2021
Home Economy Jelang Pengumuman The Fed, Minyak Dunia Melonjak 2 Persen

Jelang Pengumuman The Fed, Minyak Dunia Melonjak 2 Persen

BusinessNews Indonesia – Harga minyak dunia melonjak hingga 2 persen pada perdagangan Selasa (30/7). Tercatat, harga minyak Amerika Serikat  (AS) West Texas Intermediate (WTI) naik 2,1 persen menjadi US$58,05 per barel dan minyak berjangka Brent menguat 1,6 persen ke level US$64,72 per barel.

CNN Indonesia mengutip Reuters, Rabu (31/7/2019), kenaikan harga minyak masih didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga acuan The Fed dalam waktu dekat. Hal ini diproyeksi meningkatkan permintaan minyak dunia.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) melakukan rapat pada Selasa waktu setempat. Pertemuan itu diyakini akan memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan lebih dari satu dekade lalu.

“Mengenai The Fed pasar menilai akan memotong 25 basis poin untuk hari Rabu,” kata Harry Tchilinguirian selaku Ahli Strategi Minyak Global di BNP Paribas.
Presiden AS Donald Trump meminta The Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih besar dari perkiraan pasar. Ia menyatakan kecewa dengan bank sentral itu karena telah membuat AS berada di posisi yang tidak menyenangkan. Hal itu bisa dihindari jika The Fed menurunkan suku bunga lebih cepat.

Seperti diketahui, ekonomi AS melambat pada kuartal II 2019. Pertumbuhannya hanya 2,1 persen atau lebih rendah dari periode yang sama 2018 lalu sebesar 3,1 persen.

Di sisi lain, pasar sedang menanti rilis data persediaan minyak dunia. Sejumlah analis memperkirakan cadangan minyak mentah turun 2,6 juta barel sepanjang pekan lalu.

Jika benar, penurunan itu akan membuat stok minyak mentah turun selama tujuh pekan berturut-turut untuk pertama kalinya. Walaupun begitu, total stok minyak mentah sepanjang tahun ini akan tetap sekitar 3 persen dari stok rata-rata lima tahun (2014-2018). (spm)

Most Popular