BNI Syariah Salurkan Pembiayaan ke Pedagang Pasar Bandung dan Subang Sebesar Rp313,7 Juta

BNI Syariah Salurkan Pembiayaan ke Pedagang Pasar Bandung dan Subang Sebesar Rp313,7 Juta
Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Astana Anyar , Endang Kumoroyekti (kiri) melakukan penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) dengan Direktur Utama PT Bangunbina Persada, Yodin Susanto (kanan), Selasa (6/10). Perjanjian kerjasama (PKS) ini terkait penyaluran pembiayaan investasi kepemilikan tempat usaha pedagang di Pasar Purwadadi Subang dan Pasar Sabilulungan Soreang Bandung. Kerjasama ini juga terkait pemberian jaminan pembelian kembali atas tempat usaha nasabah yang wanprestasi.

BusinessNews Indonesia – BNI Syariah menggandeng pengembang pasar PT Bangunbina Persada untuk mengembangkan ekosistem halal khususnya UMKM di sektor perdagangan pasar dengan menyalurkan dana pembiayaan sebesar Rp313,7 Juta.

Kerjasama penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding) dan penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) antara BNI Syariah dengan PT Bangunbina Persada itu dihadiri oleh Direktur Utama PT Bangunbina Persada, Yodin Susanto dan Direktur Umum PT Bangunbina Persada, Elvi Susanti. Dari BNI Syariah hadir Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi; Pemimpin Divisi Bisnis Mikro BNI Syariah, Jon Sujani Pasaribu; Pemimpin Wilayah Barat BNI Syariah, Dade Dermawan; dan Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Astana Anyar, Endang Kumoroyekti.

Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi berharap dengan penandatangan kerjasama ini bisa meningkatkan inklusi keuangan dan pembiayaan disektor mikro. Selain itu kerjasama ini diharapkan dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat mensejahterakan umat dan meningkatkan perekonomian rakyat.

“Merupakan suatu kehormatan dapat bekerjasama dengan PT Bangunbina Persada yang mengelola 13 pasar,” kata Iwan Abdi.

Pada kesempatan ini BNI Syariah juga menyalurkan pembiayaan Rp313,7 juta kepada 3 nasabah mikro. BNI Syariah berharap kedepannya dapat menyalurkan pembiayaan ke pedagang lain di Pasar Purwadadi Subang dan Pasar Sabilulungan Soreang Bandung. Melalui kerjasama ini, potensi bisnis yang diharapkan sekitar Rp20 miliar.

Selain itu, Nota kesepahaman (MoU) itu berisi pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah, kerjasama fasilitas pembiayaan produktif pedagang pasar, koperasi, dan karyawan, serta kerjasama fasilitas pembiayaan produktif modal kerja dan investasi.  

Dalam perjanjian kerjasama (PKS)  itu juga berisi soal penyaluran pembiayaan investasi kepemilikan tempat usaha pedagang di Pasar Purwadadi Subang dan Pasar Sabilulungan Soreang Bandung. Kerjasama ini mengenai pemberian jaminan pembelian kembali atas tempat usaha nasabah yang wanprestasi.

Direktur Utama PT Bangunbina Persada, Yodin Susanto berterima kasih kepada BNI Syariah kerjasama ini berlangsung dengan lancar. “Pembangunan pasar Soreang Bandung sedang dalam tahap pertama yang selanjutnya akan ada pembangunan total kios sebanyak 1800,” kata Yodin.

Sampai triwulan II tahun 2020, BNI Syariah mencatatkan realisasi pembiayaan mikro sebesar Rp1,53 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 12.254 nasabah.

Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem halal di antaranya melalui pemberdayaan ekonomi melalui pembiayaan pasar.

Dalam rangka memberikan layanan yang optimal kepada nasabah, BNI Syariah mempunyai program Ayo Berkomunitas Hasanah yang merupakan pemberian reward berupa barang penunjang usaha nasabah  untuk realisasi pembiayaan menggunakan produk BNI Mikro 2 iB Hasanah, BNI Mikro 3 iB Hasanah, dan Wirausaha iB Hasanah.

Program ini berlaku sampai 31 Desember 2020 untuk nasabah BNI Syariah yang memiliki usaha yang bergerak di bidang UMKM.

PT Bangunbina Persada merupakan perusahaan di bidang perdagangan barang dan jasa konstruksi bangunan gedung di Jawa Barat. Lingkup bisnis perusahaan adalah renovasi dan pengelolaan pasar tradisional menjadi pasar modern. Saat ini Bangunbina Persada merupakan pengembang dan pengelola Pasar Purwadadi Subang dan Pasar Sabilulungan Soreang Bandung. (ed.AS/businessnews.co.id/rilis)