Thursday, June 17, 2021
Home BUMN Angkasa Pura I Catat Penurunan Penumpang

Angkasa Pura I Catat Penurunan Penumpang

Jakarta, BusinessNews Indonesia PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat penurunan penumpang di 15 bandara yang dikelola pada periode Mei 2021. Tercatat trafik pergerakan penumpang sebanyak 2.290.250. Jumlah tersebut turun 13,1 persen dibanding trafik penumpang pada April sebanyak 2.636.175 pergerakan penumpang.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero), Handy Heryudhitiawan, mengungkapkan bahwa kebijakan peniadaan mudik yang diberlakukan berdampak kepada penurunan trafik penerbangan.

“Hal ini menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam membatasi mobilitas masyarakat melalui pesawat udara untuk menekan potensi penyebaran Covid-19. Kami mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan udara untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.” kata dia, dikutip dari Republika (5/6).

Pada periode sama, trafik pesawat pun hanya 23.837 pergerakan, turun 21,3 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 30.317 pergerakan. Untuk trafik kargo juga hanya 29.051.471 kg, turun 18,2 persen dibanding bulan lalu sebesar 35.546.093 kg.

Baca juga: Efisiensi Distribusi Logistik, Kini KAI Langsung Terkoneksi dengan Pelabuhan

Sementara itu, Bandara Sultan Hasasuddin Makassar menjadi bandara dengan trafik penumpang tertinggi sebesar 525.507 pergerakan penumpang. Sedangkan tertinggi kedua terdapat di Bandara Juanda Surabaya dengan 508.305 pergerakan penumpang. Trafik tertinggi ketiga di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebesar 270.504 pergerakan penumpang.

Pasca peniadaan mudik, kata dia, terjadi tren peningkatan trafik penumpang. Sejak 18 hingga 31 Mei trafik penumpang harian selalu berada di atas 105.000 pergerakan penumpang. Jumlah ini di atas rata-rata trafik penumpang harian pada 2021 (1 Januari – 5 Mei) yang hanya 74.589 penumpang.

“Kami berharap agar destinasi pariwisata dapat mulai dibuka secara bertahap setelah masa libur Idul Fitri 2021. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga dapat mendorong peningkatan trafik di bandara-bandara Angkasa Pura I. Hal ini seiring dengan upaya Pemerintah yang telah membekali pelaku usaha di sektor pariwisata terkait penerapan protokol kesehatan melalui sertifikasi cleanliness, health, safety, and environment sustainability atau CHSE.” pungkasnya. (W/ZA)

Most Popular