Sunday, November 28, 2021
HomeCorporate in Action5 Strategi Human Capital Sucofindo Menuju Perusahaan Kelas Dunia

5 Strategi Human Capital Sucofindo Menuju Perusahaan Kelas Dunia

-

BusinessNews Indonesia PT Sucofindo (Persero) sedang berproses menuju perusahaan yang bertaraf dunia dalam bidang layanan Testing, Inspection and Certification (TIC). Untuk mempercepat terwujudnya tujuan itu, lima strategi human capital ini menjadi tumpuan dasarnya.

Direktur Utama Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan bahwa saat ini Sucofindo tengah mempersiapkan talenta-talenta tangguh untuk mempercepat transformasi dan afirmasi perusahaan dalam mewujudkan misi dan visinya.

“Kami (Sucofindo) sedang melakukan penguatan dan peningkatan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan agar lebih tangguh lagi. Sebagai perusahaan yang konsen dalam bidang inspeksi, pengujian , sertifikasi , konsultansi , dan pelatihan, maka peningkatan komptensi Sumber Daya Manusia (human capital) adalah hal yang mendasar,” papar Mas Wigrantoro dalam proses penjurian menuju acara puncak Human Capital & Performance Award 2021 yang diselenggarakan Majalah BusinessNews Indonesia, Jakarta, (24/11/2021).

Dalam proses presentasinya yang berjudul “Menjadikan Talenta Sebagai Inisiator Disrupsi Bisnis Dan Ekspansi Bisnis Global”, Mas Wigrantoro dibantu oleh jajaran direksinya seperti Direktur SDM Sucofindo Johanes Nanang Marjianto, Kadiv MSR Soleh Rusyadi, Kadiv KAK Heri Suprayitno, Kadiv HC Agus Salim, dan HC Zulfikar Aspa.

Di hadapan Dewan Juri yang terdiri dari Ir. Haryono Soeparno, MSc, PhD (Senior Faculty Member, Binus Business School, Binus University Internasional), Priyantono Rudito, Ph.D (Public Speaker on Digital Transformation, present time Human Resource and Strategic Management), Drs. Suhendro Bakri, MA (Direktur Restrukturisasi dan Privatisasi 1999 – 2021), Ir. Rukmi Hadihartini, MM (Ketua Umum FHCI (Forum Human Capital Indonesia) Tahun 2010 – 2012), dan Ir. Irnanda Laksanawan, MSc.Eng (MBM), PhD. (Pendiri FHCI (Forum Human Capital) BUMN 2011), Mas Wigrantoro memaparkan materi presentasinya dengan sangat baik. Bahkan menurut Dewan Juri, ini sangat top. Sebab sangat menguasai materi dan praktiknya di lapangan.

Dalam rangka mewujudkan cita-citanya “Menjadi perusahaan kelas dunia yang kompetitif, andal, dan terpercaya di bidang inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultansi, dan pelatihan”. Juga “Bersama-sama Holding BUMN Jasa Survey: Menjadi Lima Besar TIC Company Asia Pasifik pada tahun 2024”, Sucofindo melakukan unleash talent sebagai rencana strategis untuk mewujudkan visi perusahaan tersebut.

Hal itu tersimpulkan dalam program Peta Jalan SDM (people roadmap ) Sucofindo, yakni Kepemimpinan Transformasional (1), Budaya Inovasi & Jiwa Tangguh ( Resilience) (2), SDM yang memiliki kompetensi dan kinerja yang tinggi (3), Proses-Organisasi yang mengedepankan kemajuan digital (4), dan Struktur-Desain Organisasi yang lincah atau Agile (5).

“Dari sisi kepemimpinan, Sucofindo memberikan kesempatan yang seluas-luasnya agar menempati posisi-posisi strategis. Kami membuka secara terbuka jenjang karier karyawan,” ujarnya.   

Pada tahapan ini, pola pengkaderan talenta muda “unggul” melalui management trainee menjadi hal pokok yang dilakukan perusahaan. Kemudian fokus pengembangan kepemimpinan pada talenta “Unggul” dan “Berhasil”, karena pola kepemimpinan ini menjadi salah satu dasar pertimbangan utama karier pegawai.

Adapun program kepemimpinan ini berjalan secara berjanjang, terintergrasi dengan kompetensi eksekutif KBUMN. Sebab ini menjadi strategi retensi pegawai khususnya talenta “Unggul” sebagai suksesi kepemimpinan di masa yang akan datang.

“Salah satu untuk menciptakan kepemimpinan yang unggul itu, kami memberikan beasiswa master kepada para pegawai terpilih untuk melanjutkan studinya ke China. Namun bukan hanya untuk belajar keilmuannya saja, di sana kami kasih tugas khusus untuk mempelajari pola dan mekanisme kerja perusahaan di sana. Selain itu juga harus mengembangkan network sambil memperkenalkan Sucofindo kepada orang-orang China,” ujarnya.

Mas Wig, sapaan akrabnya, berharap dengan adanya beasiswa juga pertukaran talenta yang menjadi program pengembangan kompetensi karier karyawan sebagai pemimpin akan mampu menjadikan bisnis perusahaan lebih baik lagi.

“Ke depannya kami berharap, dengan adanya talenta yang unggul dan kompetensinya yang lebih baik lagi, Sucofindo bisa membuka cabang di luar negeri, paling tidak di ASEAN. Hal ini penting untuk mewujudkan visi-misi perusahaan menjadi perusahaan kelas dunia dan menjadi lima besar TIC company Asia Pasifik pada tahun 2024,” terangnya.

Di sisi lain, Mas Wig menegaskan bahwa percepatan kompetensi kepemimpinan melalui pelatihan, penugasan dan yang lainnya agar karyawan berbudaya kinerja unggul itu sangat penting, namun harus juga dibarengi dengan penerapan bilai-nilai AKHLAK. Sebab, kalau tidak, itu tak ada artinya.

Senada dengan Mas Wig, Direktur SDM Sucofindo Johanes Nanang Marjianto juga berharap, program-program yang dikembangkan Sucofindo ini, terutama penguatan kompetensi karyawan, menjadikan insan-insan Sucofindo lebih baik lagi. “Kalaupun misalnya insan-insan Sucofindo itu sudah tidak di sini lagi, ilmu-ilmu yang diperoleh dari Sucofindo akan lebih bermanfaat. Semoga talent-talent eks Sucofindo lebih bermanfaat dan maju lagi di tempat lain,” harapnya. (ed. AS/businessnews.co.id).

Related articles

spot_img

Latest posts