Ngawi, businessnews.co.id – Rest Area atau area istirahat menjadi lokasi yang dituju oleh para pemudik dalam perjalanan menuju kampung halaman. Setelah berkendara selama beram-jam yang tentunya membuat tubuh menjadi lelah.
Hal ini kemudian direspon oleh BPJS Ketenagakerjaan dan Yayasan Al Maghfiroh, yang menggandeng Baitulmaal Muamalat (BMM) untuk mendirikan “Pos Singgah Pulang Kampung 2026”.
Berlangsung sejak tanggal 16 – 19 Maret 2026, Pos Singgah Pulang Kampung 2026 dapat anda jumpai di Nagreg (Kabupaten Bandung), Rest Area 379A Pekalongan (Jawa Tengah), serta Rest Area 575 Ngawi (Jawa Timur).
Beragam fasilitas telah disediakan untuk para pemudik. Mulai dari 600 paket takjil, 800 paket buka puasa, dan 500 paket sahur. Selain itu, pengunjung juga bisa mendapatkan layanan pijat gratis dan bekam. Selama tiga hari berjalan, layanan kesehatan ini telah menjangkau lebih dari 190 pemudik di tiga titik.
Salah satu pemudik, Tugino, yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Jombang, Jawa Timur, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan di pos singgah ini.
“Alhamdulillah sangat senang sekali bisa mendapat layanan pijat di Pos Singgah Pulang Kampung Yayasan Al Maghfirah BPJS. Harapan saya, pos ini lebih lama lagi dan ada juga di arus balik,” ujarnya.
Perwakilan penyelenggara Bapak Hanif menyampaikan, program ini menjadi mitigasi untuk mengurangi angka kecelakaan selama berkendara pada momen libur lebaran sekaligus memastikan pemudik berada dalam kondisi prima saat berkendara.
“Melalui Pos Singgah Pulang Kampung ini, kami ingin memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan layak sehingga perjalanan menjadi lebih aman, nyaman, dan penuh keberkahan,” ujar perwakilan penyelenggara.
Pelaksanaan program ini juga sejalan dengan komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG’s poin ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui layanan kesehatan, SDG’s poin ke-2 (Tanpa Kelaparan) melalui penyediaan konsumsi, SDG’s poin ke-11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui dukungan fasilitas di jalur publik, serta SDG’s poin ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas lembaga.


Comments are closed.