United Airlines Berencana Beli Hingga 500 Taksi Udara Listrik

Jakarta, BusinessNews Indonesia- United Airlines kembali memperluas bisnisnya dengan bisnis taksi udara. Maskapai ini tidak hanya menghabiskan $15 juta untuk Eve Air Mobility, tetapi juga memesan 200 taksi udara dan memiliki opsi untuk 200 lainnya.

United berharap untuk mulai menerima kendaraan lepas landas dan mendarat vertikal listrik empat tempat duduk (eVTOL) Eve secepatnya pada tahun 2026 .

Perusahaan mengatakan investasinya didorong oleh kepercayaannya pada pasar mobilitas udara perkotaan dan hubungan kerja Eve dengan Embraer.

Menurut United, Embrarer adalah produsen pesawat tepercaya dengan rekam jejak yang terbukti dalam membangun dan mensertifikasi pesawat selama 53 tahun sejarah perusahaan. Embrarer sebelumnya bekerja dengan Uber pada proyek taksi udara yang akhirnya dibuang.

Taksi udara Eve memiliki sayap tetap, rotor, dan pendorong konvensional dengan desain yang menurut United mengutamakan keselamatan, efisiensi, keandalan, dan sertifikasi. Dikatakan memiliki jangkauan 60 mil dan United menambahkan bahwa kendaraan tersebut dapat mengurangi tingkat kebisingan hingga 90 persen dibandingkan dengan pesawat konvensional saat ini, seperti yang dilansir dai engadget.com pada Senin (12/09).

Ini bukan pertama kalinya United mencapai kesepakatan dengan perusahaan eVTOL. Bulan lalu, ia meletakkan deposit $10 juta dengan yang berbeda berbasis di California untuk 100 taksi terbang. Untuk itu, perseroan telah mengantre sebanyak 500 taksi terbang untuk menambah armadanya.

“Hari ini, United membuat sejarah lagi, dengan menjadi maskapai besar pertama yang berinvestasi secara publik di dua perusahaan eVTOL,” kata presiden United Airlines Ventures Michael Leskinen dalam sebuah pernyataan.
“Bersama-sama, kami percaya rangkaian teknologi energi bersih kami akan merevolusi perjalanan udara seperti yang kita ketahui dan berfungsi sebagai katalis bagi industri penerbangan untuk bergerak menuju masa depan yang berkelanjutan.” (DAF)

Comments are closed.